Keep It Simple Stupid...!!
Dalam kehidupan sehari-hari, kita hendaknya mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi, saat menghadapi suatu masalah seringkali kita terkecoh, sehingga walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.
Mari kita coba lihat dalam kasus di bawah ini :
1. Kasus kotak sabun yang kosong terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut nerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun yang kosong. Dengan segera para pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong.
Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda.
Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan.
2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa ber fungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu decade dan 12 juta dolar. Mereka mengembang kan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!
3. Suatu hari, seorang pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya . Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Sang pemilik apartemen mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah tersebut. Seorang pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Pakar kedua meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Tetapi, pakar ketiga hanya menyarankan satu hal, bahwa inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu. Pakar tadi hanya menyarankan kepada sang pemilik apartemen untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, supaya para pelanggan teralih kan perhatiannya dari pekerjaan 'menunggu'dan merasa'tidak menunggu lift'. It works !
KISS ( Keep It Simple Stupid ), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.
Amsal 3:13. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
3:14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
3:15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
3:17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.
3:18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.
Jumat, 10 Juni 2011
Engkau Dicintai..
ada saatnya dalam hidup kita,
ketika air mata berlinang tanpa terasa,
sampai kita mengangkat wajah untuk menengadah..
memandang salib di bukit yang sunyi itu.
Betapa mesra cinta Yesus..
yang menanggung semua kepedihan hati kita dihati-Nya,
yang mendekap kita di tangan-Nya yang perkasa,
dan membisikkan di hati kita..
"Engkau dicintai.."
"Engkau dicintai.."
Seperti Bapa telah mengasihi Aku demikian juga Aku telah mengasihi kamu
Yohanes 15: 9
berharaplah hanya pada Yesus..
Jbu
ketika air mata berlinang tanpa terasa,
sampai kita mengangkat wajah untuk menengadah..
memandang salib di bukit yang sunyi itu.
Betapa mesra cinta Yesus..
yang menanggung semua kepedihan hati kita dihati-Nya,
yang mendekap kita di tangan-Nya yang perkasa,
dan membisikkan di hati kita..
"Engkau dicintai.."
"Engkau dicintai.."
Seperti Bapa telah mengasihi Aku demikian juga Aku telah mengasihi kamu
Yohanes 15: 9
berharaplah hanya pada Yesus..
Jbu
Keputusan Sang Ayah..
Setelah beberapa lagu pujian seperti biasanya pada hari minggu, pembicara gereja bangkit berdiri dan perlahan-lahan berjalan menuju mimbar untuk berkhotbah.
"Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik", dia memulai, "ketika dengan cepat badai mendekat dan menghalangi jalan untuk kembali ke darat. Ombak sangat tinggi, sehingga meskipun sang ayah seorang pelaut berpengalaman, ia tidak dapat lagi mengendalikan perahu sehingga mereka bertiga terlempar ke lautan."
Pengkotbah berhenti sejenak, dan memandang mata dua orang remaja yang mendengarkan cerita tersebut dengan penuh perhatian. Dia melanjutkan, "Dengan menggenggam tali penyelamat, sang ayah harus membuat keputusan yang sangat sulit dalam hidupnya....kepada anak yang mana akan dilemparkannya tali penyelamat itu. Dia hanya punya beberapa detik untuk membuat keputusan.
Sang ayah tahu bahwa anaknya adalah seorang pengikut Kristus, dan dia juga tahu bahwa teman anaknya bukan. Pergumulan yang menyertai proses pengambilan keputusan ini tidaklah dapat dibandingkan dengan gelombang ombak yang ganas. Ketika sang ayah berteriak, "Aku mengasihi engkau, anakku!" dia melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Pada waktu dia menarik teman anaknya itu ke sisi perahu, anaknya telah menghilang hanyut ditelan gelombang dalam kegelapan malam. Tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi."
Ketika itu, dua orang remaja yang duduk di depan, menantikan kata-kata berikut yang keluar dari mulut sang pembicara. "Sang ayah," si pembicara melanjutkan ,"tahu bahwa anaknya akan masuk dalam kekekalan dan diselamatkan oleh Yesus, dan dia tidak sanggup membayangkan jika teman anaknya melangkah dalam kekekalan tanpa Yesus. Karena itu dia mengorbankan anaknya sendiri. Betapa besar kasih Allah, sehingga Ia melakukan hal yang sama kepada kita." Sang pembicara kembali ke tempat duduknya sementara keheningan memenuhi ruangan.
Beberapa saat kemudian, dua orang remaja duduk di sisi pembicara. "Cerita yang menarik," seorang remaja memulai pembicaraan dengan sopan, "tapi saya pikir tidaklah realistis bagi sang ayah untuk mengorbankan hidup anaknya hanya dengan berharap bahwa teman anaknya akan menjadi seorang pengikut Kristus."
"Benar, engkau benar sekali," jawab pembicara. Sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya dan kemudian di memandang kedua remaja tersebut dan berkata, "Tentu saja itu tidak realistis bukan ? Tapi saya ada di sini untuk memberitahu kalian bahwa cerita itu membuka mataku tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika Tuhan memberikan AnakNya untuk saya."Engkau tahu ... sayalah teman sang anak itu".
Bless to be Blessing....
"Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik", dia memulai, "ketika dengan cepat badai mendekat dan menghalangi jalan untuk kembali ke darat. Ombak sangat tinggi, sehingga meskipun sang ayah seorang pelaut berpengalaman, ia tidak dapat lagi mengendalikan perahu sehingga mereka bertiga terlempar ke lautan."
Pengkotbah berhenti sejenak, dan memandang mata dua orang remaja yang mendengarkan cerita tersebut dengan penuh perhatian. Dia melanjutkan, "Dengan menggenggam tali penyelamat, sang ayah harus membuat keputusan yang sangat sulit dalam hidupnya....kepada anak yang mana akan dilemparkannya tali penyelamat itu. Dia hanya punya beberapa detik untuk membuat keputusan.
Sang ayah tahu bahwa anaknya adalah seorang pengikut Kristus, dan dia juga tahu bahwa teman anaknya bukan. Pergumulan yang menyertai proses pengambilan keputusan ini tidaklah dapat dibandingkan dengan gelombang ombak yang ganas. Ketika sang ayah berteriak, "Aku mengasihi engkau, anakku!" dia melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Pada waktu dia menarik teman anaknya itu ke sisi perahu, anaknya telah menghilang hanyut ditelan gelombang dalam kegelapan malam. Tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi."
Ketika itu, dua orang remaja yang duduk di depan, menantikan kata-kata berikut yang keluar dari mulut sang pembicara. "Sang ayah," si pembicara melanjutkan ,"tahu bahwa anaknya akan masuk dalam kekekalan dan diselamatkan oleh Yesus, dan dia tidak sanggup membayangkan jika teman anaknya melangkah dalam kekekalan tanpa Yesus. Karena itu dia mengorbankan anaknya sendiri. Betapa besar kasih Allah, sehingga Ia melakukan hal yang sama kepada kita." Sang pembicara kembali ke tempat duduknya sementara keheningan memenuhi ruangan.
Beberapa saat kemudian, dua orang remaja duduk di sisi pembicara. "Cerita yang menarik," seorang remaja memulai pembicaraan dengan sopan, "tapi saya pikir tidaklah realistis bagi sang ayah untuk mengorbankan hidup anaknya hanya dengan berharap bahwa teman anaknya akan menjadi seorang pengikut Kristus."
"Benar, engkau benar sekali," jawab pembicara. Sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya dan kemudian di memandang kedua remaja tersebut dan berkata, "Tentu saja itu tidak realistis bukan ? Tapi saya ada di sini untuk memberitahu kalian bahwa cerita itu membuka mataku tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika Tuhan memberikan AnakNya untuk saya."Engkau tahu ... sayalah teman sang anak itu".
Bless to be Blessing....
Kamis, 09 Juni 2011
Ibu.....
Ulangan 5:16 – Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
Konon dulu di Jepang ada tradisi anak akan membuang orang tua mereka yang sudah uzur ke hutan. Alkisah, suatu hari seorang pria berjalan tertatih-tatih karena membopong seorang wanita tua ke hutan untuk dibuang. Wanita tua itu adalah ibu kandungnya sendiri. Ketika pria itu menggendong ibunya ketengah hutan, disepanjang perjalanan sang ibu mematahkan ranting-ranting kecil yang bisa digapainya. Setelah sampai ditengah hutan, pria itu menurunkan ibunya sembari berkata: “Bu, kita sudah sampai.” Sebenarnya pria itu bergumul dengan perasaan sedih dihatinya, tetapi entah kenapa dia tega melakukannya. “Nak, Ibu sangat mengasihimu. Sejak kau kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang Ibu miliki dengan tulus, bahkan sampai detik ini. Ibu tidak ingin engkau tersesat saat pulang nanti, karena itu tadi Ibu mematahkan ranting-ranting kecil disepanjang jalan. Ikutilah patahan ranting itu maka engkau akan sampai dirumah dengan selamat.” Demikian pesan si Ibu sambil memberikan pelukan untuk yang terakhir kalinya. Mendengar itu, hati si anak menjadi hancur, ia tak bisa lagi membendung air matanya. Sambil menangis ia memeluk ibunya sangat erat. Kemudian digendongnya wanita tua itu untuk dibawa pulang. Konon, pria itu merawat ibunya dengan penuh kasih sampai ajal memanggil ibunda tercinta. Ketulusan kasih seorang ibu tidak berubah!
Kisah ini menjadi peneguh bagi kita bahwa kasih sayang seorang ibu tidak pernah berubah, meskipun seorang anak tega berbuat jahat kepada wanita yang sudah mengandung, melahirkan, merawat dan membesarkannya. Di zaman ini, tidak sedikit kita menjumpai kejadian yang demikian. Memang sudah tidak ada lagi anak yang membuang orang tuanya ketengah hutan, tetapi ada banyak anak yang sibuk mengurus bisnis atau kehidupannya sendiri dan membiarkan orang tuanya menjalani hari tuanya dalam kesepian yang tidak bertepi. Ada pula anak yang karena tidak mau susah malah memasukkan orang tuanya ke panti jompo, dan jarang sekali pergi membesuknya.
Dulu waktu kita kecil, orang tua kita juga sibuk mencari nafkah yang akan digunakan untuk membeli susu, pakaian dan biaya sekolah kita, tetapi mereka tetap merawat kita. Tentu akan lebih mudah dan tidak merepotkan jika mereka menitipkan kita untuk diasuh serta dibesarkan dipanti asuhan atau dirumah singgah, tetapi mereka tidak melakukannya karena mereka mengasihi kita dengan tulus. Mengapa kita tidak memberikan cinta yang sama besarnya dengan cinta yang sudah kita terima dari mereka selama puluhan tahun?
Seharusnya kasih itu menular, lalu mengapa kasih orang tua itu tidak menular kepada kita? Mungkin karena kita terlalu egois dan tidak mau direpotkan. Mulai hari ini baiklah kita belajar untuk menghormati ibu, bapak atau mertua kita sepenuh hati. Lakukanlah, karena ada berkat khusus bagi orang yang menghormati orang tuanya!
*Tuhan, ajarlah kami mengasihi orang tua sebagaimana mereka tulus mengasihi kami. Dalam nama Tuhan Yesus aku rindu melakukan ketetapanMu itu. Amin.
~Anak yang berbudi pekerti menghormati dan mengasihi bapak-ibunya dalam segala keadaan~
Be BleZzEd...^^
Konon dulu di Jepang ada tradisi anak akan membuang orang tua mereka yang sudah uzur ke hutan. Alkisah, suatu hari seorang pria berjalan tertatih-tatih karena membopong seorang wanita tua ke hutan untuk dibuang. Wanita tua itu adalah ibu kandungnya sendiri. Ketika pria itu menggendong ibunya ketengah hutan, disepanjang perjalanan sang ibu mematahkan ranting-ranting kecil yang bisa digapainya. Setelah sampai ditengah hutan, pria itu menurunkan ibunya sembari berkata: “Bu, kita sudah sampai.” Sebenarnya pria itu bergumul dengan perasaan sedih dihatinya, tetapi entah kenapa dia tega melakukannya. “Nak, Ibu sangat mengasihimu. Sejak kau kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang Ibu miliki dengan tulus, bahkan sampai detik ini. Ibu tidak ingin engkau tersesat saat pulang nanti, karena itu tadi Ibu mematahkan ranting-ranting kecil disepanjang jalan. Ikutilah patahan ranting itu maka engkau akan sampai dirumah dengan selamat.” Demikian pesan si Ibu sambil memberikan pelukan untuk yang terakhir kalinya. Mendengar itu, hati si anak menjadi hancur, ia tak bisa lagi membendung air matanya. Sambil menangis ia memeluk ibunya sangat erat. Kemudian digendongnya wanita tua itu untuk dibawa pulang. Konon, pria itu merawat ibunya dengan penuh kasih sampai ajal memanggil ibunda tercinta. Ketulusan kasih seorang ibu tidak berubah!
Kisah ini menjadi peneguh bagi kita bahwa kasih sayang seorang ibu tidak pernah berubah, meskipun seorang anak tega berbuat jahat kepada wanita yang sudah mengandung, melahirkan, merawat dan membesarkannya. Di zaman ini, tidak sedikit kita menjumpai kejadian yang demikian. Memang sudah tidak ada lagi anak yang membuang orang tuanya ketengah hutan, tetapi ada banyak anak yang sibuk mengurus bisnis atau kehidupannya sendiri dan membiarkan orang tuanya menjalani hari tuanya dalam kesepian yang tidak bertepi. Ada pula anak yang karena tidak mau susah malah memasukkan orang tuanya ke panti jompo, dan jarang sekali pergi membesuknya.
Dulu waktu kita kecil, orang tua kita juga sibuk mencari nafkah yang akan digunakan untuk membeli susu, pakaian dan biaya sekolah kita, tetapi mereka tetap merawat kita. Tentu akan lebih mudah dan tidak merepotkan jika mereka menitipkan kita untuk diasuh serta dibesarkan dipanti asuhan atau dirumah singgah, tetapi mereka tidak melakukannya karena mereka mengasihi kita dengan tulus. Mengapa kita tidak memberikan cinta yang sama besarnya dengan cinta yang sudah kita terima dari mereka selama puluhan tahun?
Seharusnya kasih itu menular, lalu mengapa kasih orang tua itu tidak menular kepada kita? Mungkin karena kita terlalu egois dan tidak mau direpotkan. Mulai hari ini baiklah kita belajar untuk menghormati ibu, bapak atau mertua kita sepenuh hati. Lakukanlah, karena ada berkat khusus bagi orang yang menghormati orang tuanya!
*Tuhan, ajarlah kami mengasihi orang tua sebagaimana mereka tulus mengasihi kami. Dalam nama Tuhan Yesus aku rindu melakukan ketetapanMu itu. Amin.
~Anak yang berbudi pekerti menghormati dan mengasihi bapak-ibunya dalam segala keadaan~
Be BleZzEd...^^
Sakadang Ayam dan Sakadang Babi....:D
Alkisah, ada dua binatang yang berteman akrab sejak kecil, yaitu si ayam dan si babi. mereka selalu berjalan berdua kemanapun mereka pergi. Pada suatu hari, ketika mereka berjalan melewati hutan belantara yang jauh dari keramaian kota , mereka menemukan seorang laki-laki yang hampir mati.
si ayam berkata: "eh, bie! liat tuh! kayaknya ada orang sedang berbaring didepan!"
si babi : "iya, yam! gue juga liat. kayaknya dia sedang sekarat. yuk kita deketin."
Mereka melihat dari dekat, dan laki-laki itu dengan lemah berkata : "Tolong aku, aku lapar dan tidak punya makanan"
Lalu si ayam berkata kepada babi : "Eh, kasihan deh. bie, yuk kita tolong dia."
sahut si babi : "tapi gimana yam ? kita kan nggak bawa bekal apa-apa ?"
si ayam berkata : "ya sudah, apa yang ada pada diri kita saja kita olah menjadi makanan, setuju?"
babi mengangguk : "baiklah, kalau itu bisa menyelamatkan nyawa orang itu, saya bersedia."
Singkat cerita, mereka masing-masing memberikan bagian diri mereka, mengolahnya menjadi makanan dan memberikan kepada laki-laki tersebut. ia sangat berterimakasih, kesehatannya telah pulih dan ia melanjutkan perjalanannya. si ayam dan si babi pun melanjutkan perjalanannya berdua.
Si ayam berkata : "Senang yach, rasanya, kita bisa menjadi berguna untuk orang lain...."
Si babi membalas : "iya sih, aku juga senang. tapi kamu jalannya jangan cepat-cepat yam, aku tadi memberikan satu kakiku untuk menjadi makanannya, kamu sih enak, bisa bertelur...."
Cerita diatas menggambarkan 2 tipe dalam memberi, yaitu memberi dalam kelimpahan dan memberi dalam kekurangan. sifat ini dapat kita refleksikan dalam diri kita, yaitu ketika kita memberikan persembahan dalam gereja, boleh ditanyakan dalam diri kita sendiri: "apakah saya merasa sudah memberikan yang terbaik untuk Tuhan?" biarlah hati nurani masing-masing yang menjawabnya.
jadi ingat, ketika Tuhan Yesus memperhatikan orang-orang yang memberi persembahan. Orang-orang kaya memberi persembahan dari kelimpahannya, tetapi seorang janda miskin memberi dari kekurangannya, bahkan seluruh nafkahnya. (Lukas 21:4). Orang yang memberikan dari kelimpahannya memberi sedikit bagian untuk Tuhan dan sisa bagian yang jauh lebih banyak untuk dirinya sendiri, sedangkan si janda miskin memberikan seluruh bagiannya untuk Tuhan dan tidak ada bagian untuk dirinya sendiri. Itulah sebuah kenyataan, bahwa setiap orang memiliki kasih yang berbeda untuk Tuhan kita.
Kehendak Tuhan adalah supaya kita mengasihiNya dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan kita.
Tuhan memang tidak butuh harta kita. Ia adalah pemilik surga dan bumi. Jika Ia mau, Ia bisa mengambil semua harta kita. Tuhan menginginkan hati kita, supaya kita berserah kepadaNya. Namun hal ini tidak akan terjadi sepenuhnya sebelum hati kita masih menyayangi harta duniawi. Alkitab berkata : "Dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada" (Mat 6:21).
Dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada
si ayam berkata: "eh, bie! liat tuh! kayaknya ada orang sedang berbaring didepan!"
si babi : "iya, yam! gue juga liat. kayaknya dia sedang sekarat. yuk kita deketin."
Mereka melihat dari dekat, dan laki-laki itu dengan lemah berkata : "Tolong aku, aku lapar dan tidak punya makanan"
Lalu si ayam berkata kepada babi : "Eh, kasihan deh. bie, yuk kita tolong dia."
sahut si babi : "tapi gimana yam ? kita kan nggak bawa bekal apa-apa ?"
si ayam berkata : "ya sudah, apa yang ada pada diri kita saja kita olah menjadi makanan, setuju?"
babi mengangguk : "baiklah, kalau itu bisa menyelamatkan nyawa orang itu, saya bersedia."
Singkat cerita, mereka masing-masing memberikan bagian diri mereka, mengolahnya menjadi makanan dan memberikan kepada laki-laki tersebut. ia sangat berterimakasih, kesehatannya telah pulih dan ia melanjutkan perjalanannya. si ayam dan si babi pun melanjutkan perjalanannya berdua.
Si ayam berkata : "Senang yach, rasanya, kita bisa menjadi berguna untuk orang lain...."
Si babi membalas : "iya sih, aku juga senang. tapi kamu jalannya jangan cepat-cepat yam, aku tadi memberikan satu kakiku untuk menjadi makanannya, kamu sih enak, bisa bertelur...."
Cerita diatas menggambarkan 2 tipe dalam memberi, yaitu memberi dalam kelimpahan dan memberi dalam kekurangan. sifat ini dapat kita refleksikan dalam diri kita, yaitu ketika kita memberikan persembahan dalam gereja, boleh ditanyakan dalam diri kita sendiri: "apakah saya merasa sudah memberikan yang terbaik untuk Tuhan?" biarlah hati nurani masing-masing yang menjawabnya.
jadi ingat, ketika Tuhan Yesus memperhatikan orang-orang yang memberi persembahan. Orang-orang kaya memberi persembahan dari kelimpahannya, tetapi seorang janda miskin memberi dari kekurangannya, bahkan seluruh nafkahnya. (Lukas 21:4). Orang yang memberikan dari kelimpahannya memberi sedikit bagian untuk Tuhan dan sisa bagian yang jauh lebih banyak untuk dirinya sendiri, sedangkan si janda miskin memberikan seluruh bagiannya untuk Tuhan dan tidak ada bagian untuk dirinya sendiri. Itulah sebuah kenyataan, bahwa setiap orang memiliki kasih yang berbeda untuk Tuhan kita.
Kehendak Tuhan adalah supaya kita mengasihiNya dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan kita.
Tuhan memang tidak butuh harta kita. Ia adalah pemilik surga dan bumi. Jika Ia mau, Ia bisa mengambil semua harta kita. Tuhan menginginkan hati kita, supaya kita berserah kepadaNya. Namun hal ini tidak akan terjadi sepenuhnya sebelum hati kita masih menyayangi harta duniawi. Alkitab berkata : "Dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada" (Mat 6:21).
Dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada
Kamukah Tulang Rusuknya??Diakah Tulang Rusukmu??^^
Kejadian 2:18-25
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, Dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka Dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. Ya, tentang cinta.
Dara : "Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?"
Raka : "Kamu dong.."
Dara : "Menurut kamu, aku ini siapa?"
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) "Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam Dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang Dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."
Setelah menikah, Dara Dan Raka mengalami masa yang indah Dan manis untuk sesaat.
Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing Dan kepenatan hidup yang kian mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian Dan cinta satu sama lain.
Mereka mulai bertengkar Dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu Hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara Dan secara spontan balik Berteriak, "Aku menyesal Kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air Yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.
Dengan berlinang air Mata, Dara kembali ke rumah Dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan Kita berpisah Dan mencari pasangan sejati masing-masing. "
Lima tahun berlalu..
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, Dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, Merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.
Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, IA merasakan Ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu Hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan Dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, Mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : "Apa kabar?"
Dara : "Baik... Ngg.. Apakah kamu sudah menemukan tulang rusukmu yang hilang?"
Raka : "Belum.."
Dara : "Aku terbang ke New York di penerbangan berikut."
Raka : "Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon Kita, belum Ada yang berubah. Tidak akan Ada yang Berubah."
Dara tersenyum manis, lalu berlalu. "Good bye...."
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya Dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang Rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.
"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling Kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"
Friends, Jika Kita merasakan sakit di dada saat akan kehilangan seseorang...:D
Mungkinkah seseorang itu adalah Tulang Rusuk Kita....??
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, Dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka Dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. Ya, tentang cinta.
Dara : "Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?"
Raka : "Kamu dong.."
Dara : "Menurut kamu, aku ini siapa?"
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) "Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam Dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang Dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."
Setelah menikah, Dara Dan Raka mengalami masa yang indah Dan manis untuk sesaat.
Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing Dan kepenatan hidup yang kian mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian Dan cinta satu sama lain.
Mereka mulai bertengkar Dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu Hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara Dan secara spontan balik Berteriak, "Aku menyesal Kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air Yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.
Dengan berlinang air Mata, Dara kembali ke rumah Dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan Kita berpisah Dan mencari pasangan sejati masing-masing. "
Lima tahun berlalu..
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, Dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, Merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.
Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, IA merasakan Ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu Hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan Dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, Mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : "Apa kabar?"
Dara : "Baik... Ngg.. Apakah kamu sudah menemukan tulang rusukmu yang hilang?"
Raka : "Belum.."
Dara : "Aku terbang ke New York di penerbangan berikut."
Raka : "Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon Kita, belum Ada yang berubah. Tidak akan Ada yang Berubah."
Dara tersenyum manis, lalu berlalu. "Good bye...."
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya Dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang Rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.
"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling Kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"
Friends, Jika Kita merasakan sakit di dada saat akan kehilangan seseorang...:D

Mungkinkah seseorang itu adalah Tulang Rusuk Kita....??
Rabu, 08 Juni 2011
Nilai yang Berbeda....
Roma 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.
Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama.
Ketika tiba hari, sebuah truk datang ke pabrik mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.
Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal.
Kaleng coca cola pertama diturunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.
Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar.
Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.
Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah.
Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan.
Dan ketika keluarkan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.
Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?
Lingkungan mencerminkan harga.
Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan sisi terbaik dari dalam diri, maka akan menjadi cemerlang. Tapi bila berada di lingkungan yang meng-kerdil-kan diri maka akan menjadi kerdil.
(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda
= NILAI YANG BERBEDA
Yesaya 43:5 Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.
43:6 Aku akan berkata kepada utara: Berikanlah! dan kepada selatan: Janganlah tahan-tahan! Bawalah anak-anak-Ku laki-laki dari jauh, dan anak-anak-Ku perempuan dari ujung-ujung bumi,
43:7 semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!"
Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama.
Ketika tiba hari, sebuah truk datang ke pabrik mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.
Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal.
Kaleng coca cola pertama diturunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.
Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar.
Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.
Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah.
Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan.
Dan ketika keluarkan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.
Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?
Lingkungan mencerminkan harga.
Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan sisi terbaik dari dalam diri, maka akan menjadi cemerlang. Tapi bila berada di lingkungan yang meng-kerdil-kan diri maka akan menjadi kerdil.
(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda
= NILAI YANG BERBEDA
Yesaya 43:5 Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.
43:6 Aku akan berkata kepada utara: Berikanlah! dan kepada selatan: Janganlah tahan-tahan! Bawalah anak-anak-Ku laki-laki dari jauh, dan anak-anak-Ku perempuan dari ujung-ujung bumi,
43:7 semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!"
Jadikan Hidupmu Lebih Berarti.....!!
Rata-rata sepatu lari bisa tahan dipakai pelari di medan standar sekitar 500-800 km.
Sebatang pensil bisa dipake menulis sebuah garis sepanjang 48 km.
Kebanyakan pulpen bisa di pake untuk menggaris garis sepanjang 1200 hingga 2300 m.
Sebuah lampu pijar 100 watt akan bertahan sekitar 750 jam,dan yg 25 watt bisa tahan sekitar 2500 jam.
Pria paling panjang umur yang tercatat di Alkitab adalah Metuslah hingga 969 th.
Sedangkan menurut penelitian modern,umur maksimal manusia hanya mencapai 113 hingga 214 th.
Manusia tertua yang pernah tercatat dalam rekor Guiness World Record berusia 122 th.
Rata-rata umur manusia seperti kita yang hidup di jaman sekarang ini berkisar antara 70-80 th.
Nah sekarang pertanyaan bagi kita: "Berapa usia kita sekarang dan kira2 brapa lama lagi sisa hidup kita di bumi ini?
Meski kita tidak pernah bisa menentukan umur hidup manusia,namun hendaknya fakta di atas memberi kita kesadaran akan btapa fananya keidupan di bumi ini.
Umur tubuh kita ada batasnya.
Hidup di bumi ini bukanlah untuk selama-lamanya.
Akan tiba waktunya ketika kita harus meninggalkan hidup kita di bumi untuk masuk ke kehidupan yang jauh lebih indah di sorga.
Namun,selagi kita hidup di dunia ini,sudahkah kita memberi arti bagi Tuhan dan sesama?
Seperi sepatu pelari yang aus karena dipakai menempuh jarak semaksimal yang bisa ditempuhnya,sudahkah kita mengijinkan Tuhan memakai kita secara maksimal sebagai perpanjangan tangan-Nya?
Ibarat bola lampu yang akan terus menyala memberi terang sampe putus kawatnya,sudahkah kita memberi dampak positif bagi sesama dan membuat hidup orang lain lebih berarti?
Klo kita masih di beri nafas hingga hari ini,itu berarti belom terlambat untuk menjadikan hidup ini lebih berarti,minimal buat orang2 di sekitar kita.
~NOTHING LAST FOREVER~
Filipi 1:22
Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini,itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih,aku tidak tahu.
Be BlEZzEd and Be RAdIcaLle
Iman Kepada Agama atau Kepada Kristus.??
Bacaan: Yohanes 14:1-14
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.- Yohanes 14:6
Begitu banyak orang membangga-banggakan agamanya. Selalu berkata bahwa agamanyalah yang paling baik dan paling benar. Dengan sikap yang seperti ini, lahirlah fanatisme yang berlebihan terhadap agama yang diyakininya. Kalau sudah begini, bisa-bisa tindakan apapun juga akan dilegalkan demi membela agamanya. Itu sebabnya tak perlu kaget kalau ada istilah perang suci atau “bom suci”. Dendam, pembunuhan, bahkan pembantaian hanya demi membela agama yang dianut.
Berbicara tentang hal ini, kita tahu bahwa agama memiliki rapor merah yang begitu banyak. Sejarah mencatat rapor merah agama, mulai dari para pembunuh Khawarij pada abad ke-7 sampai dengan “bom suci” di masa sekarang ini. Di kalangan kristiani juga pernah terjadi hal yang tak kalah mengerikan. Sekelompok kaum Protestan dibakar hidup-hidup oleh seorang ratu Inggris yang Katolik pada pertengahan abad ke-16. Demikian juga menurut sebuah gambar terbitan Antwerp, Belgia, tampak kelompok Protestan yang menamakan dirinya “Huguenots” memancung korbannya dengan sangat keji. Ngomong-ngomong soal Yesus, bukankah dalang di balik penyaliban Yesus juga adalah dari kelompok agama?
Itu sebabnya sangat keliru kalau kita memiliki fanatisme yang berlebihan terhadap agama, termasuk agama Kristen sekalipun! Sekali lagi bahwa agama tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita. Alkitab tidak pernah berkata, apalagi menjamin bahwa setiap penganut agama Kristen akan masuk sorga. Agama bukan jalan. Yesus lah jalan! Itu sebabnya iman kita seharusnya kepada Yesus, bukan kepada agama yang kita anut.
Pemahaman yang seperti ini akan menghindarkan kita dari tindakan-tindakan konyol hanya dengan dalih untuk membela agama. Agama hanyalah wadah dan bukan intinya. Apapun alasannya, intinya haruslah tetap Yesus. Itu sebabnya saya tidak pernah bangga hanya menjadi orang Kristen, tapi saya sangat bangga menjadi pengikut Kristus. Kalaupun saya melakukan hal-hal rohani, saya tidak melakukan demi agama, tapi saya melakukannya demi Kristus. Saya tidak melayani agama, saya melayani Kristus. Saya tidak mau berkorban hanya demi agama, tapi saya akan berani habis-habisan demi Kristus. Saya tidak mau mati demi agama, tapi saya mau hidup demi Kristus. Bagaimana dengan Anda?
Dimanakah kita menaruh iman, kepada agama atau kepada Kristus?
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.- Yohanes 14:6
Begitu banyak orang membangga-banggakan agamanya. Selalu berkata bahwa agamanyalah yang paling baik dan paling benar. Dengan sikap yang seperti ini, lahirlah fanatisme yang berlebihan terhadap agama yang diyakininya. Kalau sudah begini, bisa-bisa tindakan apapun juga akan dilegalkan demi membela agamanya. Itu sebabnya tak perlu kaget kalau ada istilah perang suci atau “bom suci”. Dendam, pembunuhan, bahkan pembantaian hanya demi membela agama yang dianut.
Berbicara tentang hal ini, kita tahu bahwa agama memiliki rapor merah yang begitu banyak. Sejarah mencatat rapor merah agama, mulai dari para pembunuh Khawarij pada abad ke-7 sampai dengan “bom suci” di masa sekarang ini. Di kalangan kristiani juga pernah terjadi hal yang tak kalah mengerikan. Sekelompok kaum Protestan dibakar hidup-hidup oleh seorang ratu Inggris yang Katolik pada pertengahan abad ke-16. Demikian juga menurut sebuah gambar terbitan Antwerp, Belgia, tampak kelompok Protestan yang menamakan dirinya “Huguenots” memancung korbannya dengan sangat keji. Ngomong-ngomong soal Yesus, bukankah dalang di balik penyaliban Yesus juga adalah dari kelompok agama?
Itu sebabnya sangat keliru kalau kita memiliki fanatisme yang berlebihan terhadap agama, termasuk agama Kristen sekalipun! Sekali lagi bahwa agama tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita. Alkitab tidak pernah berkata, apalagi menjamin bahwa setiap penganut agama Kristen akan masuk sorga. Agama bukan jalan. Yesus lah jalan! Itu sebabnya iman kita seharusnya kepada Yesus, bukan kepada agama yang kita anut.
Pemahaman yang seperti ini akan menghindarkan kita dari tindakan-tindakan konyol hanya dengan dalih untuk membela agama. Agama hanyalah wadah dan bukan intinya. Apapun alasannya, intinya haruslah tetap Yesus. Itu sebabnya saya tidak pernah bangga hanya menjadi orang Kristen, tapi saya sangat bangga menjadi pengikut Kristus. Kalaupun saya melakukan hal-hal rohani, saya tidak melakukan demi agama, tapi saya melakukannya demi Kristus. Saya tidak melayani agama, saya melayani Kristus. Saya tidak mau berkorban hanya demi agama, tapi saya akan berani habis-habisan demi Kristus. Saya tidak mau mati demi agama, tapi saya mau hidup demi Kristus. Bagaimana dengan Anda?
Dimanakah kita menaruh iman, kepada agama atau kepada Kristus?
Filter..
Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat. Suatu hari seorang kenalannya bertemu denga filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"
"Tunggu beberapa menit," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan meberikan suatu test sederhana. Ini disebut Triple Filter Test."
"Triple filter Test?"
"Benar," kata Socrates. "Sebelum kita bicara tentang teman saya, saya kira bagus kalau kita mengambil waktu beberapa saat dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah sebabnya saya menyebutnya triple filter test."
Filter petama adalah KEBENARAN. "Apakah Anda yakin sepenuhnya bahwa yang akan Anda katakan pada saya benar?"
"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya hanya mendengar tentang itu."
"Baik," kata socrates. "Jadi Anda tidak yakin bila itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua, filter KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"
"Tidak, malah sebaliknya..."
"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan berbicara tentang sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi karena masih ada sattu filter lagi, yaitu filter KEGUNAAN. Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"
"Tidak, sama sekali tidak."
"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin mengatakan sesuatu yang belum tentu benar , buruk dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus mengatakannya kepada saya?"
Itulah mengapa Socrates adalah filsuf besar dan sangat terhormat. Kawan-kawan, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan dekat atau kawan yang Anda kasihi.
Paulus, rasul dari Yesus kristus mengatakan, "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patus dipuji, pikirkanlah semuanya itu... Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (Filipi 4:8-9)
"Tunggu beberapa menit," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan meberikan suatu test sederhana. Ini disebut Triple Filter Test."
"Triple filter Test?"
"Benar," kata Socrates. "Sebelum kita bicara tentang teman saya, saya kira bagus kalau kita mengambil waktu beberapa saat dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah sebabnya saya menyebutnya triple filter test."
Filter petama adalah KEBENARAN. "Apakah Anda yakin sepenuhnya bahwa yang akan Anda katakan pada saya benar?"
"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya hanya mendengar tentang itu."
"Baik," kata socrates. "Jadi Anda tidak yakin bila itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua, filter KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"
"Tidak, malah sebaliknya..."
"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan berbicara tentang sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi karena masih ada sattu filter lagi, yaitu filter KEGUNAAN. Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"
"Tidak, sama sekali tidak."
"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin mengatakan sesuatu yang belum tentu benar , buruk dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus mengatakannya kepada saya?"
Itulah mengapa Socrates adalah filsuf besar dan sangat terhormat. Kawan-kawan, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan dekat atau kawan yang Anda kasihi.
Paulus, rasul dari Yesus kristus mengatakan, "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patus dipuji, pikirkanlah semuanya itu... Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (Filipi 4:8-9)
Selasa, 07 Juni 2011
Renungkan 6 pertanyaan ini....!!
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. .
Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ...
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar... Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. . Sebab kematian adalah PASTI adanya.....
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar... Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"... Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap
kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu... Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. .
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ... Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"... Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya... Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu... Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...
Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru .. tapi yang paling berat adalah "memegang amanat"...
Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ...
"Semua itu benar...", kata Sang Guru... tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...
Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"... Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAT sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???
Be BleZed n be RaDicalZ.....
Aku jahat..
pernah kan merasa sakit atiiii? Pengen donk balas dendem? Malahan kita sibuk merancang hal-hal yang pengen kita balesin ke orang tsb…. asyik banget kan?! Malahan sering lho saya senyum-senyum sendiri, puas gitu! Eitttt…. PUAS? Ya PUAS! Puas dengan rancangan jahat saya…
saya slalu berpikir,
Emang cuma mereka aja yang bisa jahat?! Gue bisa 1000X1000 kali (ditambah pake pangkat 1000 lagi dehhh….hehehe) lebih jahat dari mereka..
hemm
saya mengabaikan firman Tuhan untuk saling mengasihi..
Trusss…. apakah Tuhan marah ama saya? Trus saya langsung disamber gledek? GLUDUKKK…..JGERRR! (jadi gosong donk gue) Ga banget gitu lohhh…sodara-sodara, Tuhan itu baek banget…. apa yg Dia lakukan terhadap saya? NOTHING!? Ya NOTHING!
saya membayangkn hal2 yang berlebih..
saya mebayangkan si nene sihir yang buat saya kesal (ampe keluar kerja) itu gag jadi nikah karna suaminya kabur..
atau kerjanya ancur smua ampe dia di keluarin..
untuk orang yang sombongnya minta ampun..
dia d jauhin ma org2.. atau nasib fbnya sama kayak nasib fb saya yg pertama..
=p
Apa bener kamu bahagia? Tanya Tuhan.
Iya donk Tuhan!
saya tertawa, kok Tuhan nanyanya aneh.!
Apa kamu masih marah dengan dia? Tanya Tuhan lagi
So pasti…. absolutely Tuhan! (setan tambah bersorak sorai)
Kamu masih tetap ingin melaksanakan rancangan kamu terhadap dia?
Jika ada kesempatan Tuhan…. jawabku dengan cepat!
Baiklah…, kamu boleh balaskan sakit hatimu terhadap-Ku… Tuhan berkata lembut
HAH!!!! Hening…. diam…. (setan juga langsung terdiam)
Kenapa harus saya balas ke Engkau Tuhan? Kan yang bikin sakit ati saya tuh orang lain, bukan Engkau Tuhan.Saya bertanya tak mengerti
anakKu.. Apa yang kamu lakukan terhadap orang lain, itu seperti kau melakukannnya juga untuk-Ku. ga apa-apa. jika itu membuat dirimu lepas dari dendam itu, Aku bersedia. silahkan Tuhan membentangkan kedua tanganNya lebar-lebar (saya yakin setan langsung lari terbirit-birit melihat hal itu)
Di saat itulah gue nangis.saya selama ini begitu sibuk memikirkan hal-hal yang membuat Tuhan sedih, membuat gue makin jauh dari Tuhan, membuat saya kehilangan jati diri sebagai anak Tuhan, yaitu KASIH, kasih yang seharusnya mengampuni, kasih yang seharusnya berkorban, kasih yang seharusnya kita pancarkan bagi orang lain.. saya sadar sekarang
Tuhan makin memeluk saya erat
Tuhan mengelus rambut gue lembut
Aku tahu apa yang kau alami, Aku juga mengerti apa yang kau rasakan, karena aku peduli akan hidupmu…..
SERRRRRR tiba-tiba perasaan gue jadi lega banget… plong! saya menatap mata teduh Tuhan…. disana aku melihat kasih….
Tuhan, aku juga mau punya mata kasih seperti Mu Tuhan…Terima kasih Tuhan…. aku kembali menundukkan kepalaku kedalam dadaNya….
saya slalu berpikir,
Emang cuma mereka aja yang bisa jahat?! Gue bisa 1000X1000 kali (ditambah pake pangkat 1000 lagi dehhh….hehehe) lebih jahat dari mereka..
hemm
saya mengabaikan firman Tuhan untuk saling mengasihi..
Trusss…. apakah Tuhan marah ama saya? Trus saya langsung disamber gledek? GLUDUKKK…..JGERRR! (jadi gosong donk gue) Ga banget gitu lohhh…sodara-sodara, Tuhan itu baek banget…. apa yg Dia lakukan terhadap saya? NOTHING!? Ya NOTHING!
saya membayangkn hal2 yang berlebih..
saya mebayangkan si nene sihir yang buat saya kesal (ampe keluar kerja) itu gag jadi nikah karna suaminya kabur..
atau kerjanya ancur smua ampe dia di keluarin..
untuk orang yang sombongnya minta ampun..
dia d jauhin ma org2.. atau nasib fbnya sama kayak nasib fb saya yg pertama..
=p
Apa bener kamu bahagia? Tanya Tuhan.
Iya donk Tuhan!
saya tertawa, kok Tuhan nanyanya aneh.!
Apa kamu masih marah dengan dia? Tanya Tuhan lagi
So pasti…. absolutely Tuhan! (setan tambah bersorak sorai)
Kamu masih tetap ingin melaksanakan rancangan kamu terhadap dia?
Jika ada kesempatan Tuhan…. jawabku dengan cepat!
Baiklah…, kamu boleh balaskan sakit hatimu terhadap-Ku… Tuhan berkata lembut
HAH!!!! Hening…. diam…. (setan juga langsung terdiam)
Kenapa harus saya balas ke Engkau Tuhan? Kan yang bikin sakit ati saya tuh orang lain, bukan Engkau Tuhan.Saya bertanya tak mengerti
anakKu.. Apa yang kamu lakukan terhadap orang lain, itu seperti kau melakukannnya juga untuk-Ku. ga apa-apa. jika itu membuat dirimu lepas dari dendam itu, Aku bersedia. silahkan Tuhan membentangkan kedua tanganNya lebar-lebar (saya yakin setan langsung lari terbirit-birit melihat hal itu)
Di saat itulah gue nangis.saya selama ini begitu sibuk memikirkan hal-hal yang membuat Tuhan sedih, membuat gue makin jauh dari Tuhan, membuat saya kehilangan jati diri sebagai anak Tuhan, yaitu KASIH, kasih yang seharusnya mengampuni, kasih yang seharusnya berkorban, kasih yang seharusnya kita pancarkan bagi orang lain.. saya sadar sekarang
Tuhan makin memeluk saya erat
Tuhan mengelus rambut gue lembut
Aku tahu apa yang kau alami, Aku juga mengerti apa yang kau rasakan, karena aku peduli akan hidupmu…..
SERRRRRR tiba-tiba perasaan gue jadi lega banget… plong! saya menatap mata teduh Tuhan…. disana aku melihat kasih….
Tuhan, aku juga mau punya mata kasih seperti Mu Tuhan…Terima kasih Tuhan…. aku kembali menundukkan kepalaku kedalam dadaNya….
Tergantung...Ada Dalam Tangan Siapa..?!
Bola basket dalam tangan Michael Jordan berharga $33 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa...?!
Baseball dalam tanganku berharga $6.
Baseball dalam tangan Mark McGuire berharga $19 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa...?!
Raket tenis tak ada gunanya dalam tanganku.
Raket tenis dalam tangan Venus Williams menghasilkan kemenangan dalam kejuaraan dunia.
Tergantung ada dalam tangan siapa...?!
Tongkat dalam tanganku menghalau binatang buas.
Tongkat dalam tangan Musa membelah lautan luas.
Tergantung ada dalam tangan siapa...?!
Ketapel dalam tanganku merupakan mainan anak-anak.
Ketapel dalam tangan Daud merupakan senjata dahsyat.
Tergantung ada dalam tangan siapa...?!
Kita lihat sekarang, segala sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.
Jadi serahkan segala masalah, kekhawatiran, ketakutan,
harapan-harapan, impian-impian,
keluarga, kawan, sahabat, dan pacar kita..;)

dalam tangan TUHAN sebab...
segala sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.^^
Pesan ini sekarang ada dalam tangan kita.
Apa yang hendak kita lakukan dengannya?
Tergantung ada dalam tangan siapa....?!
Lukas 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Matius 19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Be bleZzed...^^ n
~JElous~
ucapan bahagia iblis..
--Berbahagialah orang yang terlalu capek karena kesibukan mereka, sehingga mereka tidak punya waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Mereka adalah anak-anakku yang mengerti kerinduan hatiku yang terdalam.
---Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.
---Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitif. Dengan sedikit "sentilan" saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat di dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah fansku yang setia.
---Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka akan disebut anak-anakku.
---Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.
---Berbahagialah mereka yang egois, suka mementingkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah pengikut-pengikutku yang setia.
---Berbahagialah mereka yang suka menggosip, karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.
---Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan, tetapi membenci saudara-saudaranya. Mereka akan hidup bersamaku selamanya sampai ke kekekalan.
---Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di kegelapan.
---Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain dan bukan untuk dirinya sendiri. Dia ada dalam tanganku.
" Ucapan Bahagia versi Iblis" ini mengingatkan saya untuk lebih berjaga-jaga, karena saat ini
kita memang hidup di hari-hari yang jahat, dimana Iblis bekerja luar biasa giatnya.
Keputusan untuk masuk ke dalam kelompok orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus atau versi Iblis ada di tangan kita! Jika ingin menjadi orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus, kita harus hidup dalam ketaatan dan berjaga-jaga seperti halnya kelima orang gadis yang bijaksana (MAT 25:1-13). Jagalah pelita hati kita agar tetap menyala. Isilah minyaknya setiap hari dengan berdoa dan merenungkan firmanNya.
---Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.
---Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitif. Dengan sedikit "sentilan" saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat di dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah fansku yang setia.
---Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka akan disebut anak-anakku.
---Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.
---Berbahagialah mereka yang egois, suka mementingkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah pengikut-pengikutku yang setia.
---Berbahagialah mereka yang suka menggosip, karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.
---Berbahagialah orang yang mengaku mengasihi Tuhan, tetapi membenci saudara-saudaranya. Mereka akan hidup bersamaku selamanya sampai ke kekekalan.
---Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di kegelapan.
---Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain dan bukan untuk dirinya sendiri. Dia ada dalam tanganku.
" Ucapan Bahagia versi Iblis" ini mengingatkan saya untuk lebih berjaga-jaga, karena saat ini
kita memang hidup di hari-hari yang jahat, dimana Iblis bekerja luar biasa giatnya.
Keputusan untuk masuk ke dalam kelompok orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus atau versi Iblis ada di tangan kita! Jika ingin menjadi orang yang berbahagia menurut versi Tuhan Yesus, kita harus hidup dalam ketaatan dan berjaga-jaga seperti halnya kelima orang gadis yang bijaksana (MAT 25:1-13). Jagalah pelita hati kita agar tetap menyala. Isilah minyaknya setiap hari dengan berdoa dan merenungkan firmanNya.
Jika Cinta Butuh Alasan....
Cowok:"ak ngga bsa kasih alasan ke kmu,yg jls aku bener2 suka sma kamu..."
Cewek:"kamu ga bisa ngasih ak alasan satupun??..bagaimana bisa kamu bilang suka n cinta ama aku??!"
Cowok:"Aku bner2 ngga tau alasannya,yg jlas ak bisa buktiin klo aku cinta kmu..!"
Cewek:"?!!Bukti???!!ngga..!!Aku mau kamu ngasih tau alasannya,knapa kamu suka n cinta ama aku?!..soalny cwok tmn ku bisa jelasin alasan,knpa dya bsa cinta sma tmn ku..!!"
Cowok:"Okay...okay...eerrmmm...."
Karena Kamu cantik..
Karena suara Kamu merdu..
Karena Kamu perhatian..
Karena Kamu penuh kasih sayang..
Karena Kamu bijaksana...
Karena senyum Kamu..
Karena setiap gerak-gerik kamu.. :)

Si cwe merasa puas dngan jawabannya...
Sayangnya,beberpa hari kemudian,Cwek itu mengalami kecelakaan dan kondisinya koma..
Cowo nya kemudian meninggalkan sepucuk surat di samping cewe nya,dan beginilah isi surat nya:
Sayang,,
Karena suara merdu kamu,aku mencintai kamu..
sekarang,bisakah kamu bicara????TIDAK..!!oleh karena itu Aku ga bisa mencintai kamu..
Karena perhatian kamu,Aku suka ama kamu..
Sekarang,kamu udah ngga bisa nunjukin itu semua,oleh karena itu Aku ga bisa mencintai kamu..
Karena senyuman kamu,karena setiap gerak-gerik kamu,Aku mencintai kamu..
Sekarang,bisakah kamu tersnyum??bisakah kamu bergerak??TIDAK.!!oleh karena itu Aku ga bisa mencintai kamu..
Jika Cinta Mebutuhkan Alasan....Seperti sekarang.....
Udah ga ada alasan untuk aku mencintai kamu lagi...
Apakah cinta membtuhkan alasan??TIDAK..!!!oleh karena itu Aku masih mencintai kamu..
Dan Cinta tidak membtuhkan alasan....!!
"Terkadang sesuatu yg paling baik dan paling indah di dunia tidak bisa di lihat,tidak bisa di sentuh,tapi bisa dirasakan di dalam hati"
I Korintus 13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Be BleZzeD...^^
Andaikan engkau cepat bangga...
Andaikan engkau cepat bangga, karena engkau memiliki kesempatan luas untuk berbicara dalam berbagai kesempatan di lingkungan kerjamu atau di masyarakat, namun janganlah engkau terlambat untuk membiarkan dirimu dikritik dan dinilai oleh banyak orang!
Andaikan engkau cepat merasa puas karena engkau sudah berbuat baik banyak sekalipun, janganlah terlambat untuk mencari kepuasan, karena perbuatan baik itu tidak menentukan harga dirimu. Hanyalah sikap batin yang tulus, itulah yang mendewasakan dirimu!
Andaikan engkau cepat merasa bahagia karena engkau bisa mengerjakan hampir semua pekerjaan tanpa bantuan orang lain, janganlah terlambat berpikir juga bahwa engkau bukanlah "tuhan baru", melainkan hanya manusia, yang masih membutuhkan orang lain dan juga Tuhan!
Andaikan jantungmu berdebar cepat karena ada banyak orang menaruh simpati padamu, janganlah terlambat untuk melihat bahwa engkau masih ada orang yang belum diperhitungkan dalam hatimu.
Andaikan hatimu terasa berbunga bunga karena orang begitu memuja kepribadianmu, janganlah engkau terlambat berpikir juga, bisa jadi orang itu memujamu karena ia membutuhkan engkau sebagai penghibur.
Andaikan engkau merasa berbahagia karena banyak orang menyediakan berbagai fasilitas yang serba lengkap, cepatlah engkau bertanya pada dirimu, masihkah aku bisa hidup, juga kalau tidak ada fasilitas yang serba lengkap dan mewah itu?
Andaikan engkau tergoda untuk memiliki segala sesuatu yang kelihatannya bagus, apakah engkau pernah berpikir, bahwa segala sesuatu yang bagus dan indah itu dapat menjadi "topeng-topeng" baru, sehingga kita tidak mampu menjadi "ORANG BIASA".
Andaikan engkau mau melepaskan apapun yang menyenangkan dan memuaskan hatimu, di situlah engkau mulai berusaha keras untuk HIDUP BIASA.
Semoga ada banyak kesempatan yang kita temukan untuk hidup "SERBA BIASA" karena HIDUP YANG BIASA itulah yang menantang kita untuk hidup tanpa topeng, tanpa sandiwara, namun ada banyak "mutiara mutiara" kehidupan.
Mutiara hidup itulah Roh Kudus yang dapat kita alami kehadiran-Nya kalau kita mempersiapkan diri dengan melepaskan segala "topeng" dan "hiasan diri" yang menghambat relasi kita dengan-Nya. Karena itu, utuslah Roh-Mu ya Tuhan, maka semuanya akan menjadi baru!
Andaikan engkau cepat merasa puas karena engkau sudah berbuat baik banyak sekalipun, janganlah terlambat untuk mencari kepuasan, karena perbuatan baik itu tidak menentukan harga dirimu. Hanyalah sikap batin yang tulus, itulah yang mendewasakan dirimu!
Andaikan engkau cepat merasa bahagia karena engkau bisa mengerjakan hampir semua pekerjaan tanpa bantuan orang lain, janganlah terlambat berpikir juga bahwa engkau bukanlah "tuhan baru", melainkan hanya manusia, yang masih membutuhkan orang lain dan juga Tuhan!
Andaikan jantungmu berdebar cepat karena ada banyak orang menaruh simpati padamu, janganlah terlambat untuk melihat bahwa engkau masih ada orang yang belum diperhitungkan dalam hatimu.
Andaikan hatimu terasa berbunga bunga karena orang begitu memuja kepribadianmu, janganlah engkau terlambat berpikir juga, bisa jadi orang itu memujamu karena ia membutuhkan engkau sebagai penghibur.
Andaikan engkau merasa berbahagia karena banyak orang menyediakan berbagai fasilitas yang serba lengkap, cepatlah engkau bertanya pada dirimu, masihkah aku bisa hidup, juga kalau tidak ada fasilitas yang serba lengkap dan mewah itu?
Andaikan engkau tergoda untuk memiliki segala sesuatu yang kelihatannya bagus, apakah engkau pernah berpikir, bahwa segala sesuatu yang bagus dan indah itu dapat menjadi "topeng-topeng" baru, sehingga kita tidak mampu menjadi "ORANG BIASA".
Andaikan engkau mau melepaskan apapun yang menyenangkan dan memuaskan hatimu, di situlah engkau mulai berusaha keras untuk HIDUP BIASA.
Semoga ada banyak kesempatan yang kita temukan untuk hidup "SERBA BIASA" karena HIDUP YANG BIASA itulah yang menantang kita untuk hidup tanpa topeng, tanpa sandiwara, namun ada banyak "mutiara mutiara" kehidupan.
Mutiara hidup itulah Roh Kudus yang dapat kita alami kehadiran-Nya kalau kita mempersiapkan diri dengan melepaskan segala "topeng" dan "hiasan diri" yang menghambat relasi kita dengan-Nya. Karena itu, utuslah Roh-Mu ya Tuhan, maka semuanya akan menjadi baru!
Jealous>>Cemburu...^^
Cemburu....
Sebuah perasaan dalam hati tentang keraguan dan ketidaksenangan akan sesuatu tanpa alasan yang jelas. Kecemburuan tidak hanya dalam hal cinta namun juga dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis-Jenis Cemburu :
--------------------------
1. Cemburu cinta : perasaan cemburu yang timbul karena orang yang kita cintai telah membagi cintanya.
Cemburu cinta dibagi 2 :
* Cemburu beralasan : perasaan cemburu yang memang didukung oleh fakta-fakta yang ada.
* Cemburu buta : perasaan cemburu yang membabi buta, meskipun tanpa didukung oleh fakta.
2. Cemburu sosial : perasaan cemburu yang timbul terhadap orang yang status sosialnya berbeda dengan kita.
3. Cemburu status : perasaan cemburu yang timbul terhadap seseorang karena perasaan iri hati. bisa
melanda orang-orang dekat bahkan orang-orang pelayanan.
Ciri-Ciri Orang Cemburu :
--------------------------------
1. Tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas.
2. Cenderung menyerang.
3. Selalu berbicara dari sudut negatifnya.
4. Cenderung memperhatikan berlebihan.
5. Cenderung emosinya meledak-ledak.
Bahaya dari Cemburu :
----------------------------
1. Cinta menjadi tawar.
2. Cenderung melakukan tindakan-tindakan destruktif.
3. Merasa diri yang paling benar.
4. Cenderung membalas dan menjatuhkan.
5. Tidak peka akan Tuhan.
Menghadapi Orang yang sedang Cemburu :
-----------------------------------------------------
1. Dengarkanlah !
2. Terimalah pandangan-pandangannya.
3. Tenangkan.
4. Beri penjelasan tanpa menyerang.
5. Ajak berpikir logis.
Pandangan Firman Tuhan tentang Cemburu :
------------------------------------------------------
1. Allah kita adalah Allah yang cemburu.
Kel. 20:5 ==> "Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dan orang-orang yang membenci Aku."
Kel. 34:14 ==> "Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada Allah lain karena Tuhan yang namaNya Cemburuan adalah Allah yang cemburu."
2. Tidak bisa orang percaya atau cemburu sembarangan.
Bil. 5:14 ==> "Dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya."
3. Cemburu dapat menghancurkan.
Ams. 27:4 ==> "Panas hati kejam dan murka melanda tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?"
4. Cemburu terhadap orang yang diberkati Tuhan, mendatangkan hukuman Tuhan.
Maz. 106:15-18 ==> "DiberikanNya kepada mereka apa yang mereka minta, dan didatangkanNya penyakit paru-paru diantara mereka. Mereka cemburu kepada Musa di perkemahan, dan kepada Harun, orang kudus Tuhan. Bumi terbuka dan menelan Datan, menutupi kumpulan Abiram. api menyala dikalangan mereka nyala api menghanguskan orang-orang fasik itu."
5. Dalam kasih tidak ada cemburu.
1 Kor. 13:4 ==> "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong."
Kalahkan Cemburu :
1. Belajarlah berfikir positif.
2. Janganlah menghakimi.
3. Usirlah iri hati.
4. Belajarlah mencari dan menggali fakta yang jelas.
5. Hiduplah dalam kasih.
~Dunia menipu dengan berkata "CEMBURU ADALAH BUMBU CINTA", namun yang benar adalah "CEMBURU ADALAH RACUN CINTA". Buanglah rasa cemburu, hiduplah dalam kasih.~
Sebuah perasaan dalam hati tentang keraguan dan ketidaksenangan akan sesuatu tanpa alasan yang jelas. Kecemburuan tidak hanya dalam hal cinta namun juga dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis-Jenis Cemburu :
--------------------------
1. Cemburu cinta : perasaan cemburu yang timbul karena orang yang kita cintai telah membagi cintanya.
Cemburu cinta dibagi 2 :
* Cemburu beralasan : perasaan cemburu yang memang didukung oleh fakta-fakta yang ada.
* Cemburu buta : perasaan cemburu yang membabi buta, meskipun tanpa didukung oleh fakta.
2. Cemburu sosial : perasaan cemburu yang timbul terhadap orang yang status sosialnya berbeda dengan kita.
3. Cemburu status : perasaan cemburu yang timbul terhadap seseorang karena perasaan iri hati. bisa
melanda orang-orang dekat bahkan orang-orang pelayanan.
Ciri-Ciri Orang Cemburu :
--------------------------------
1. Tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas.
2. Cenderung menyerang.
3. Selalu berbicara dari sudut negatifnya.
4. Cenderung memperhatikan berlebihan.
5. Cenderung emosinya meledak-ledak.
Bahaya dari Cemburu :
----------------------------
1. Cinta menjadi tawar.
2. Cenderung melakukan tindakan-tindakan destruktif.
3. Merasa diri yang paling benar.
4. Cenderung membalas dan menjatuhkan.
5. Tidak peka akan Tuhan.
Menghadapi Orang yang sedang Cemburu :
-----------------------------------------------------
1. Dengarkanlah !
2. Terimalah pandangan-pandangannya.
3. Tenangkan.
4. Beri penjelasan tanpa menyerang.
5. Ajak berpikir logis.
Pandangan Firman Tuhan tentang Cemburu :
------------------------------------------------------
1. Allah kita adalah Allah yang cemburu.
Kel. 20:5 ==> "Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dan orang-orang yang membenci Aku."
Kel. 34:14 ==> "Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada Allah lain karena Tuhan yang namaNya Cemburuan adalah Allah yang cemburu."
2. Tidak bisa orang percaya atau cemburu sembarangan.
Bil. 5:14 ==> "Dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya."
3. Cemburu dapat menghancurkan.
Ams. 27:4 ==> "Panas hati kejam dan murka melanda tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?"
4. Cemburu terhadap orang yang diberkati Tuhan, mendatangkan hukuman Tuhan.
Maz. 106:15-18 ==> "DiberikanNya kepada mereka apa yang mereka minta, dan didatangkanNya penyakit paru-paru diantara mereka. Mereka cemburu kepada Musa di perkemahan, dan kepada Harun, orang kudus Tuhan. Bumi terbuka dan menelan Datan, menutupi kumpulan Abiram. api menyala dikalangan mereka nyala api menghanguskan orang-orang fasik itu."
5. Dalam kasih tidak ada cemburu.
1 Kor. 13:4 ==> "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong."
Kalahkan Cemburu :
1. Belajarlah berfikir positif.
2. Janganlah menghakimi.
3. Usirlah iri hati.
4. Belajarlah mencari dan menggali fakta yang jelas.
5. Hiduplah dalam kasih.
~Dunia menipu dengan berkata "CEMBURU ADALAH BUMBU CINTA", namun yang benar adalah "CEMBURU ADALAH RACUN CINTA". Buanglah rasa cemburu, hiduplah dalam kasih.~
Atasi kritikan...!!
Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak (Amsal 15:5)
Robert A. Cook, mantan rektor King's College di New York menceritakan pengalamannya pada tahun-tahun awal pelayanannya. Ia menerima banyak kritik, dan karenanya ia meminta nasihat dari seorang temannya, pendeta Harry A. Ironside.
Dr. Cook menumpahkan seluruh isi hatinya dan bertanya apa yang harus ia perbuat menghadapi berbagai kritik tajam yang menyerang dirinya. Ironside memberi tanggapan demikian, "Bob, kalau kritik terhadap dirimu itu benar, terimalah dengan lapang dada! Tetapi kalau tidak benar, lupakanlah!"
Kita mungkin tidak dapat menghindar dari ejekan-ejekan menyakitkan yang meluncur dengan cepat dari orang-orang yang tak senang pada kita. Namu, ketika serangan melalui kata-kata itu dilontarkan kepada kita, adalah baik untuk menganalisanya. Jika tidak benar, biarkan saja. Seperti lingkaran air di belakang bebek yang sedang berenang, lambat laun akan hilang. Jika benar, ambillah langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki situasi. Saya suka ucapan Petrus, "Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau" (1 Petrus 4:14-15).
Apakah Kita sedang menghadapi kritik? Atau tuduhan? Jika semua itu benar, perbaikilah diri Kita! Tetapi jika semua itu tidak benar, lupakanlah. Itulah cara mengatasi kritik.
Some will hate you, some will love you;
Some will flatter, some will slight;
Cease from man and look above you,
Trust in God and do the right.
JElous
~JANGAN TAKUT PADA KRITIK JIKA ANDA BENAR, JANGAN SEPELEKAN KRITIK JIKA ANDA SALAH~
Robert A. Cook, mantan rektor King's College di New York menceritakan pengalamannya pada tahun-tahun awal pelayanannya. Ia menerima banyak kritik, dan karenanya ia meminta nasihat dari seorang temannya, pendeta Harry A. Ironside.
Dr. Cook menumpahkan seluruh isi hatinya dan bertanya apa yang harus ia perbuat menghadapi berbagai kritik tajam yang menyerang dirinya. Ironside memberi tanggapan demikian, "Bob, kalau kritik terhadap dirimu itu benar, terimalah dengan lapang dada! Tetapi kalau tidak benar, lupakanlah!"
Kita mungkin tidak dapat menghindar dari ejekan-ejekan menyakitkan yang meluncur dengan cepat dari orang-orang yang tak senang pada kita. Namu, ketika serangan melalui kata-kata itu dilontarkan kepada kita, adalah baik untuk menganalisanya. Jika tidak benar, biarkan saja. Seperti lingkaran air di belakang bebek yang sedang berenang, lambat laun akan hilang. Jika benar, ambillah langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki situasi. Saya suka ucapan Petrus, "Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau" (1 Petrus 4:14-15).
Apakah Kita sedang menghadapi kritik? Atau tuduhan? Jika semua itu benar, perbaikilah diri Kita! Tetapi jika semua itu tidak benar, lupakanlah. Itulah cara mengatasi kritik.
Some will hate you, some will love you;
Some will flatter, some will slight;
Cease from man and look above you,
Trust in God and do the right.
JElous
~JANGAN TAKUT PADA KRITIK JIKA ANDA BENAR, JANGAN SEPELEKAN KRITIK JIKA ANDA SALAH~
Disaat Cinta Mulai Bersemi..^^
Kidung Agung 4:7-15
Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.Turunlah kepadaku dari gunung Libanon, pengantinku, datanglah kepadaku dari gunung Libanon, turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon, dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!Engkau mendebarkan hatiku, dinda, pengantinku, engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata, dengan seuntai kalung dari perhiasan lehermu.Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah.Bibirmu meneteskan madu murni, pengantinku, madu dan susu ada di bawah lidahmu, dan bau pakaianmu seperti bau gunung Libanon.Dinda, pengantinku, kebun tertutup engkau, kebun tertutup dan mata air termeterai.Tunas-tunasmu merupakan kebun pohon-pohon delima dengan buah-buahnya yang lezat, bunga pacar dan narwastu,narwastu dan kunyit, tebu dan kayu manis dengan segala macam pohon kemenyan, mur dan gaharu, beserta pelbagai rempah yang terpilih.O, mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon!
I. PENDAHULUAN
Kidung Agung 4 ini berisi pujian Salomo kepada Sulamit isterinya. Ini adalah puji-pujian suami terhadap istri atau pujian bagi orang yang sudah menikah. Orang tidak boleh memuji pada saat pacaran, tetapi justru setelah menikah. Romantisme itu bukan untuk pacaran tetapi justru untuk pernikahan, karena romantisme itu membutakan “mata“.
Cinta yang sehat adalah seperti “sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon“. Libanon berada di sebelah utara Israel, dan gunung yang tertinggi di Libanon adalah gunung Hermon. Di bawah gunung Hermon ada suatu tempat yang dinamakan Banias atau dalam Alkitab disebut Kaisarea Filipi. Di kaki gunung Hermon tersebut ada sumber air tawar yang mengalir ke sungai Yordan. Dari sungai Yordan mengalir ke Danau Galilea dan dari danau Galilea mengalir lagi sampai ke Laut Mati. Jadi seluruh sumber air di Israel berasal dari gunung Hermon. Jadi yang mau digambarkan oleh Alkitab bahwa kalau cinta kita sehat, hidup kita pasti benar. Dan bukan hanya dalam hal pacaran, tetapi di dalam keluargapun kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada anak-anak, maka anak-anak kita akan menjadi luar biasa. Karena cinta yang sehat itu seimbang antara mendidik, memuji, mendisiplinkan dan melakukan yang baik. Dan kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada suami atau isteri, maka rumah tangga kita akan menjadi rumah tangga yang luar biasa.
II. PENYEBAB JATUH CINTA
Banyak orang berkata bahwa “kalau saya sampai jatuh cinta, itu karena Tuhan“, karena Allah adalah kasih. Berarti kalau saya mencintai, itu datangnya dari Tuhan. Sampai titik tertentu, pemahaman tersebut benar. Tetapi menjadi tidak benar jika ada suami atau isteri yang jatuh cinta kepada orang lain. Bagaimana membedakan, cinta yang dari Tuhan atau tidak?
1. Nature
Manusia pada dasarnya bisa saja jatuh cinta. Tetapi tidak semua jatuh cinta berasal dari Tuhan.
2. Togetherness
Orang bisa jatuh cinta apabila terus bersama-sama dalam waktu yang cukup lama.
3. Mindset
Orang juga bisa jatuh cinta karena memang orang tersebut mudah jatuh cinta. Mungkin karena pernah ditolong atau juga karena menganggap orang itu baik sekali terhadapnya. Masalahnya adalah jika ada tiga orang yang baik terhadapnya, dia bisa saja jatuh cinta terhadap ketiga-tiganya.
4. Opinion
Orang bisa jatuh cinta juga karena opini untuk menaikkan derajatnya. Misalnya dia orang yang susah, di dalam pemikirannya dia harus mencari pasangan yang kaya supaya dapat memperbaiki ekonominya.
III. JENIS-JENIS CINTA
1. Cinta kagum
Cinta ini termasuk cinta yang berbahaya karena orang yang biasanya mencintai karena kegum, akan cenderung menjadi orang yang mudah jatuh cinta. Misalnya jika seseorang ada masalah dengan pasangannya, kemudian dia bertemu dengan orang yang dapat memberikan solusi atas permasalahannya, maka akan timbul cinta karena kagum akan orang lain yang mungkin lebih pintar, lebih gagah, lebih lembut, lebih cantik, dll. Sebenarnya jenis ini bukanlah cinta tetapi hanya kagum saja.
2. Cinta tertolong
Jenis cinta tertolong ini artinya cinta yang timbul karena merasa tertolong. Banyak contoh kasus yang terjadi karena cinta yang tertolong ini misalnya seorang boss jatuh cinta (selingkuh) dengan sekretarisnya, atau yang lebih parah lagi, seorang majikan yang jatuh cinta dengan baby sitter atau pembantunya.
3. Cinta butuh
Jenis cinta ini maksudnya adalah cinta karena merasa membutuhkan/memerlukan. Contoh kasus misalnya seorang mahasiswa yang jatuh cinta dengan dosennya, dll.
4. Cinta terhibur
Artinya cinta yang timbul karena merasa terhibur. Contoh kasusnya, pelawak yang mempunyai banyak isteri. Jadi orang-orang yang lucu, atau orang-orang yang biasanya bergerak dalam dunia hiburan. Yang menjadi masalahnya kebanyakan orang-orang yang lucu tersebut, bila sudah di rumah menjadi tidak lucu lagi.
5. Cinta kasihan
Jenis yang berikut ini adalah jatuh cinta karena kasihan. Ketika seorang merasa kasihan, ini berbahaya karena bisa mendatangkan cinta yang palsu (false love). Banyak orang menikah dengan dasar kasihan dan biasanya cinta seperti ini tidak akan lama bertahan karena lama-kelamaan, rasa kasihan itu akan hilang.
6. Cinta cocok
Cinta yang didasarkan pada banyaknya kecocokan. Misalnya sama-sama hobby makan atau hobby yang lain. Atau juga merasa cinta karena kalau bercakap-cakap bisa ”nyambung”. Masalah yang timbul kemudian adalah munculnya ketidak-cocokan setelah pernikahan.
7. Cinta sejati
Yang paling tepat adalah cinta sejati. Yaitu cinta yang berasal dari Tuhan, sehingga membawa kita kepada pikiran yang terbuka. Cinta tidaklah buta, tetapi menyelidiki dan mempunyai kesabaran untuk menerima pasangan apa adanya. Cinta sejati bukan tanpa masalah tetapi menghadapi setiap masalah.
IV. PENUTUP
Cinta itu menjadikan kita “kebun yang tertutup“, artinya waktu kita sudah berkomitmen maka rumah tangga harus kita tutup dengan kesetiaan. Dan cinta juga menjadikan kita “sumber air hidup“ artinya cinta itu memberikan kehidupan. Masalah dapat kita hadapi dengan cinta.
Refleksi :
Dari awalnya Tuhan menciptakan cinta supaya saling mengasihi sehingga manusia membangun keluarga. Cinta sejati itu menerima apa adanya, Tuhan menerima kita apa adanya.
Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.Turunlah kepadaku dari gunung Libanon, pengantinku, datanglah kepadaku dari gunung Libanon, turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon, dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!Engkau mendebarkan hatiku, dinda, pengantinku, engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata, dengan seuntai kalung dari perhiasan lehermu.Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah.Bibirmu meneteskan madu murni, pengantinku, madu dan susu ada di bawah lidahmu, dan bau pakaianmu seperti bau gunung Libanon.Dinda, pengantinku, kebun tertutup engkau, kebun tertutup dan mata air termeterai.Tunas-tunasmu merupakan kebun pohon-pohon delima dengan buah-buahnya yang lezat, bunga pacar dan narwastu,narwastu dan kunyit, tebu dan kayu manis dengan segala macam pohon kemenyan, mur dan gaharu, beserta pelbagai rempah yang terpilih.O, mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon!
I. PENDAHULUAN
Kidung Agung 4 ini berisi pujian Salomo kepada Sulamit isterinya. Ini adalah puji-pujian suami terhadap istri atau pujian bagi orang yang sudah menikah. Orang tidak boleh memuji pada saat pacaran, tetapi justru setelah menikah. Romantisme itu bukan untuk pacaran tetapi justru untuk pernikahan, karena romantisme itu membutakan “mata“.
Cinta yang sehat adalah seperti “sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon“. Libanon berada di sebelah utara Israel, dan gunung yang tertinggi di Libanon adalah gunung Hermon. Di bawah gunung Hermon ada suatu tempat yang dinamakan Banias atau dalam Alkitab disebut Kaisarea Filipi. Di kaki gunung Hermon tersebut ada sumber air tawar yang mengalir ke sungai Yordan. Dari sungai Yordan mengalir ke Danau Galilea dan dari danau Galilea mengalir lagi sampai ke Laut Mati. Jadi seluruh sumber air di Israel berasal dari gunung Hermon. Jadi yang mau digambarkan oleh Alkitab bahwa kalau cinta kita sehat, hidup kita pasti benar. Dan bukan hanya dalam hal pacaran, tetapi di dalam keluargapun kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada anak-anak, maka anak-anak kita akan menjadi luar biasa. Karena cinta yang sehat itu seimbang antara mendidik, memuji, mendisiplinkan dan melakukan yang baik. Dan kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada suami atau isteri, maka rumah tangga kita akan menjadi rumah tangga yang luar biasa.
II. PENYEBAB JATUH CINTA
Banyak orang berkata bahwa “kalau saya sampai jatuh cinta, itu karena Tuhan“, karena Allah adalah kasih. Berarti kalau saya mencintai, itu datangnya dari Tuhan. Sampai titik tertentu, pemahaman tersebut benar. Tetapi menjadi tidak benar jika ada suami atau isteri yang jatuh cinta kepada orang lain. Bagaimana membedakan, cinta yang dari Tuhan atau tidak?
1. Nature
Manusia pada dasarnya bisa saja jatuh cinta. Tetapi tidak semua jatuh cinta berasal dari Tuhan.
2. Togetherness
Orang bisa jatuh cinta apabila terus bersama-sama dalam waktu yang cukup lama.
3. Mindset
Orang juga bisa jatuh cinta karena memang orang tersebut mudah jatuh cinta. Mungkin karena pernah ditolong atau juga karena menganggap orang itu baik sekali terhadapnya. Masalahnya adalah jika ada tiga orang yang baik terhadapnya, dia bisa saja jatuh cinta terhadap ketiga-tiganya.
4. Opinion
Orang bisa jatuh cinta juga karena opini untuk menaikkan derajatnya. Misalnya dia orang yang susah, di dalam pemikirannya dia harus mencari pasangan yang kaya supaya dapat memperbaiki ekonominya.
III. JENIS-JENIS CINTA
1. Cinta kagum
Cinta ini termasuk cinta yang berbahaya karena orang yang biasanya mencintai karena kegum, akan cenderung menjadi orang yang mudah jatuh cinta. Misalnya jika seseorang ada masalah dengan pasangannya, kemudian dia bertemu dengan orang yang dapat memberikan solusi atas permasalahannya, maka akan timbul cinta karena kagum akan orang lain yang mungkin lebih pintar, lebih gagah, lebih lembut, lebih cantik, dll. Sebenarnya jenis ini bukanlah cinta tetapi hanya kagum saja.
2. Cinta tertolong
Jenis cinta tertolong ini artinya cinta yang timbul karena merasa tertolong. Banyak contoh kasus yang terjadi karena cinta yang tertolong ini misalnya seorang boss jatuh cinta (selingkuh) dengan sekretarisnya, atau yang lebih parah lagi, seorang majikan yang jatuh cinta dengan baby sitter atau pembantunya.
3. Cinta butuh
Jenis cinta ini maksudnya adalah cinta karena merasa membutuhkan/memerlukan. Contoh kasus misalnya seorang mahasiswa yang jatuh cinta dengan dosennya, dll.
4. Cinta terhibur
Artinya cinta yang timbul karena merasa terhibur. Contoh kasusnya, pelawak yang mempunyai banyak isteri. Jadi orang-orang yang lucu, atau orang-orang yang biasanya bergerak dalam dunia hiburan. Yang menjadi masalahnya kebanyakan orang-orang yang lucu tersebut, bila sudah di rumah menjadi tidak lucu lagi.
5. Cinta kasihan
Jenis yang berikut ini adalah jatuh cinta karena kasihan. Ketika seorang merasa kasihan, ini berbahaya karena bisa mendatangkan cinta yang palsu (false love). Banyak orang menikah dengan dasar kasihan dan biasanya cinta seperti ini tidak akan lama bertahan karena lama-kelamaan, rasa kasihan itu akan hilang.
6. Cinta cocok
Cinta yang didasarkan pada banyaknya kecocokan. Misalnya sama-sama hobby makan atau hobby yang lain. Atau juga merasa cinta karena kalau bercakap-cakap bisa ”nyambung”. Masalah yang timbul kemudian adalah munculnya ketidak-cocokan setelah pernikahan.
7. Cinta sejati
Yang paling tepat adalah cinta sejati. Yaitu cinta yang berasal dari Tuhan, sehingga membawa kita kepada pikiran yang terbuka. Cinta tidaklah buta, tetapi menyelidiki dan mempunyai kesabaran untuk menerima pasangan apa adanya. Cinta sejati bukan tanpa masalah tetapi menghadapi setiap masalah.
IV. PENUTUP
Cinta itu menjadikan kita “kebun yang tertutup“, artinya waktu kita sudah berkomitmen maka rumah tangga harus kita tutup dengan kesetiaan. Dan cinta juga menjadikan kita “sumber air hidup“ artinya cinta itu memberikan kehidupan. Masalah dapat kita hadapi dengan cinta.
Refleksi :
Dari awalnya Tuhan menciptakan cinta supaya saling mengasihi sehingga manusia membangun keluarga. Cinta sejati itu menerima apa adanya, Tuhan menerima kita apa adanya.
Lebar-Sempit,Dunia-Surga,Fana-Kekal,Mau yg mana????
Memilih satu di antara dua pilihan seringkali mudah, bahkan sepertinya kita yakin memilih salah satu dengan gampangnya tanpa berpikir panjang karena ada pola-pola pikir yang cenderung membuat kita mengambil salah satu pilihan dengan cepat. Tetapi sayangnya mudah mengambil keputusan bukan berarti pilihan itu pasti benar atau bijak.
Dua pilihan utama ini bisa menjadi banyak macam pilihan, di antaranya:
1. Lebar atau Sempit
2. Dunia atau Surga
3. Fana atau Kekal
4. Daging atau Roh
Daftar dua pilihan tersebut bisa dijabarkan lebih banyak lagi di mana pada intinya manusia harus memilih untuk memilih taat kepada Allah atau menuruti keinginannya sendiri. Keinginan sendiri seringkali lebih lebar dan mudah, lebih bersifat daging daripada Roh. Keinginan sendiri biasa menguntungkan atau memuaskan keinginan kita selama di dunia ini tetapi bukan untuk kepentingan kekal kita nantinya di surga.
Walau sekilas sepertinya mudah, pilih A atau B, pilih besar atau kecil, manusia banyak yang memilih pilihan yang salah. Mengapa? Karena kadar daging keduniawian dalam hidup kita seringkali lebih besar dari "kadar Firman Tuhan dan Roh". Mengambil pilihan yang benar akan lebih dimudahkan apabila kadar Firman Tuhan dan Roh dalam tubuh rohani kita lebih tinggi daripada kadar keduniawian yang ada dalam hidup kita.
Selama dalam proses meningkatkan kadar Firman dan Roh, manusia pasti sering menghadapi situasi di mana kita harus mengambil keputusan dan mungkin banyak di antaranya pilihan salah yang diambil. Oleh karena itu kita perlu berdoa pada Tuhan untuk menjaga kita untuk selalu berada dalam jalanNya dan meminta ampun atas segala kesalahan yang pernah diambil.
Dalam kehidupan, penulis juga mengalami masa-masa di mana keinginan daging, keinginan egosentris, keinginan duniawi jauh lebih kuat. Sungguh bersyukur, Roh Kudus mengingatkan lagi bahwa manusia ini penuh kelemahan dan sungguh sia-sia kehidupan yang mengutamakan pilihan-pilihan Dunia, pilihan Fana atau Daging karena Salomo, Raja yang penuh hikmat dan sangat kaya sudah memuaskan dirinya dengan pilihan-pilihan Daging mendapati bahwa semuanya sia-sia. Mengapa penulis harus mengulangi kesalahan Salomo dan tidak belajar dari dia?
Penulis menyadari bahwa hidup penulis bukannya untuk dunia lagi, tujuan hidup penulis bukan di dunia ini karena kehidupan dunia ini tidak berarti apa-apa dibandingkan kemuliaan kehidupan kekal yang Tuhan janjikan. Tujuan hidup penulis di dunia adalah mengenal Allah lebih lagi, menggenapkan rencanaNya di dalam hidup penulis, serta memenangkan perlombaan kehidupan bersama Tuhan.
Apabila kehidupan Kita masih saja mengutamakan keakuan, masih mengutamakan kedagingan, tidak memikirkan hal-hal rohani atau kekal, sudah saatnya Kita mempertimbangkan pilihan yang lain, yang lebih Sempit, mungkin Susah, mungkin Lama, namun akhirnya membawa kepuasan hidup, kebahagiaan sejati, serta kehidupan kekal.
Sungguh bodoh apabila kita mengambil pilihan karena itu Nikmat, Enak, Mudah, Asik, tetapi semuanya membawa kebinasaan kekal dalam hidup Kita.
Jadi bagaimana supaya Kita lebih bijak dan tidak salah dalam mengambil keputusan terhadap pilihan-pilihan yang ada?
Tingkatkan kadar Firman dan Roh dalam hidup Kita!
Bagaimana caranya?
Lakukan hal-hal berikut:
1. Minum "Firman Tuhan" tiap hari karena Firman seperti air yang menyegarkan tubuh rohani Kita
2. Bernapas dalam doa tiap saat
3. Lakukan meeting dengan "Jesus, sang CEO" sesering mungkin
3. Lingkupi diri Kita dengan atmosfir surga dalam persekutuan rohani atau kebaktian sesering mungkin
4. Jalani "karir" pelayanan untuk perusahaan Surga
5. Tabung dan investasikan uang Kita untuk "Perusahaan Surga" yang kekal dengan memberi persepuluhan maupun persembahan khusus untuk mereka yang membutuhkan
6. dan yang terakhir "Just Do It" untuk semua Firman yang Kita dengar
Apabila rajin melakukan "prosedur-prosedur" tersebut, penulis yakin Kita akan lebih bijak dalam memilih.
Dua pilihan utama ini bisa menjadi banyak macam pilihan, di antaranya:
1. Lebar atau Sempit
2. Dunia atau Surga
3. Fana atau Kekal
4. Daging atau Roh
Daftar dua pilihan tersebut bisa dijabarkan lebih banyak lagi di mana pada intinya manusia harus memilih untuk memilih taat kepada Allah atau menuruti keinginannya sendiri. Keinginan sendiri seringkali lebih lebar dan mudah, lebih bersifat daging daripada Roh. Keinginan sendiri biasa menguntungkan atau memuaskan keinginan kita selama di dunia ini tetapi bukan untuk kepentingan kekal kita nantinya di surga.
Walau sekilas sepertinya mudah, pilih A atau B, pilih besar atau kecil, manusia banyak yang memilih pilihan yang salah. Mengapa? Karena kadar daging keduniawian dalam hidup kita seringkali lebih besar dari "kadar Firman Tuhan dan Roh". Mengambil pilihan yang benar akan lebih dimudahkan apabila kadar Firman Tuhan dan Roh dalam tubuh rohani kita lebih tinggi daripada kadar keduniawian yang ada dalam hidup kita.
Selama dalam proses meningkatkan kadar Firman dan Roh, manusia pasti sering menghadapi situasi di mana kita harus mengambil keputusan dan mungkin banyak di antaranya pilihan salah yang diambil. Oleh karena itu kita perlu berdoa pada Tuhan untuk menjaga kita untuk selalu berada dalam jalanNya dan meminta ampun atas segala kesalahan yang pernah diambil.
Dalam kehidupan, penulis juga mengalami masa-masa di mana keinginan daging, keinginan egosentris, keinginan duniawi jauh lebih kuat. Sungguh bersyukur, Roh Kudus mengingatkan lagi bahwa manusia ini penuh kelemahan dan sungguh sia-sia kehidupan yang mengutamakan pilihan-pilihan Dunia, pilihan Fana atau Daging karena Salomo, Raja yang penuh hikmat dan sangat kaya sudah memuaskan dirinya dengan pilihan-pilihan Daging mendapati bahwa semuanya sia-sia. Mengapa penulis harus mengulangi kesalahan Salomo dan tidak belajar dari dia?
Penulis menyadari bahwa hidup penulis bukannya untuk dunia lagi, tujuan hidup penulis bukan di dunia ini karena kehidupan dunia ini tidak berarti apa-apa dibandingkan kemuliaan kehidupan kekal yang Tuhan janjikan. Tujuan hidup penulis di dunia adalah mengenal Allah lebih lagi, menggenapkan rencanaNya di dalam hidup penulis, serta memenangkan perlombaan kehidupan bersama Tuhan.
Apabila kehidupan Kita masih saja mengutamakan keakuan, masih mengutamakan kedagingan, tidak memikirkan hal-hal rohani atau kekal, sudah saatnya Kita mempertimbangkan pilihan yang lain, yang lebih Sempit, mungkin Susah, mungkin Lama, namun akhirnya membawa kepuasan hidup, kebahagiaan sejati, serta kehidupan kekal.
Sungguh bodoh apabila kita mengambil pilihan karena itu Nikmat, Enak, Mudah, Asik, tetapi semuanya membawa kebinasaan kekal dalam hidup Kita.
Jadi bagaimana supaya Kita lebih bijak dan tidak salah dalam mengambil keputusan terhadap pilihan-pilihan yang ada?
Tingkatkan kadar Firman dan Roh dalam hidup Kita!
Bagaimana caranya?
Lakukan hal-hal berikut:
1. Minum "Firman Tuhan" tiap hari karena Firman seperti air yang menyegarkan tubuh rohani Kita
2. Bernapas dalam doa tiap saat
3. Lakukan meeting dengan "Jesus, sang CEO" sesering mungkin
3. Lingkupi diri Kita dengan atmosfir surga dalam persekutuan rohani atau kebaktian sesering mungkin
4. Jalani "karir" pelayanan untuk perusahaan Surga
5. Tabung dan investasikan uang Kita untuk "Perusahaan Surga" yang kekal dengan memberi persepuluhan maupun persembahan khusus untuk mereka yang membutuhkan
6. dan yang terakhir "Just Do It" untuk semua Firman yang Kita dengar
Apabila rajin melakukan "prosedur-prosedur" tersebut, penulis yakin Kita akan lebih bijak dalam memilih.
Langganan:
Postingan (Atom)










